Fashion Show at Phoenix Hotel

Fashion Show at Phoenix Hotel

Sebagai salah satu toko Batik di Jogja, The Real Margaria Batik selalu konsen terhadap perkembangan motif-motif kain batik yang mengambil sisi dari berbagai daerah. Dengan tidak meninggalkan keasliannya, The Real Margaria Batik mengembangkan motif-motif daerah seperti motif Cirebonan, motif Solo Warna dan yang terakhir kain tenun troso.

Lilik Budiyana, selaku manager The Real Margaria Batik yang berlokasi di Jl. A. Yani 65 & 69 (Malioboro) Telp. (0274) 516026, 512669, di mana Malioboro sebagai sentral pusat wisata belanja turis domestic dan mancanegara, adalah kesempatan bagi Margaria Batik untuk berinovasi. Dan untuk menjaring konsumen secara langsung kali ini The Real Margaria Batik bekerjasama dengan Hotel Phoenix yang berlokasi di Jl. Jendral Sudirman No. 9 Yogyakarta, dimana Hotel Phoenix sebagai salah satu tempat pilihan menginap wisatawan asing dan domestic adalah kesempatan Margaria Batik bisa mengenalkan kepada tamu-tamu yang menginap di sana. Mengingat bulan Desember adalah bulan liburan, sehingga kesempatan ini dimanfaatkan Margaria Batik untuk mengadakan fashion show.

Fashion show yang bertemakan liburan kali ini mengenalkan beragam motif daerah misalnya, batik Motif Cirebonan, yaitu batik dengan mengangkat warna-warna pastel yang menggambarkan keteduhan, tenang, dan simpel. Motif ini diluncurkan dalam rangka even busana liburan akhir tahun launching pada bulan Desember 2014. Mengangkat warna-warna pastel ini adalah sebagai tema untuk konsumen-konsumen pecinta batik Margaria dengan menghadirkan suasana liburan yang santai, simpel, dinamis dan elegan, sehingga sangat cocok untuk dewasa dan juga anak-anak.

Untuk motif yang kedua yaitu motif Solo Warna, yang mana motif ini memiliki ciri khas dengan mengedepankan unsur klasik yang sangat kuat berupa warna-warna natural atau warna alam. Motif solo warna ini mengadopsi dari batik Djawa terutama batik Solo dengan warna dasarnya sogan dan hitam, The Real Margaria Batik menghadirkan nuansa baru dengan mengkombinasikannya dengan motif flora fauna yang tidak lepas dari misi yang dikedepankan oleh Margaria Batik akan pentingnya memelihara lingkungan. Dengan menampilkan desain yang elegan serta dikombinasikan dengan kebaya jawa sehingga mampu memberikan nuansa baru bagi setiap pecinta batik yang ingin terlihat elegan. Kombinasi motif ini diaplikasikan ke dalam setiap kain batik yang tentunya dapat dikenakan oleh semua usia dan tiap-tiap kesempatan baik formal maupun non formal. Dan untuk fashion show kali ini dengan mengangkat motif solo warna, yang mana motif solo warna ini lebih dominan dengan warna-warna cerah namun tidak meninggalkan warna khas batik motif Solo.

Yang terakhir adalah kain tenun ikat troso, yaitu kain kriya tenun dari daerah Jepara tepatnya dari desa Troso. Menghadirkan kain yang dibuat dengan cara ditenun dari helaian benang pakan atau benang lungsing yang sebelumnya diikat dan dicelupkan ke dalam zat pewarna alami. Alat tenun yang dipakai adalah alat tenun bukan berupa mesin/atbm. Kain tenun ikat ini dapat dijahit untuk dijadikan pakaian dan perlengkapan busana, atau kain pelapis meubel sebagai penghias interior rumah. Dan untuk kali ini The Real Margaria Batik menampilkan kain tenun troso dalam tampilan celana pendek dan panjang yang simpel, elegan dan juga sangat cocok untuk liburan.

The Real Margaria Batik berharap dengan adanya kerjasama dengan hotel Phoenix ini adalah kesempatan untuk bisa terus mempromosikan kepada tamu-tamu hotel yang menginap agar mencintai batik sebagai salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan, dikoleksi, bahkan sangat cocok untuk oleh-oleh, tutup Lilik. 

See Also

Menggunakan Dress Batik Sesuai Tubuh
Menggunakan Dress Batik Sesuai Tubuh
Macam-macam Bahan Alami Pewarna Batik
Macam-macam Bahan Alami Pewarna Batik
Batik Papua, Kain Tradisional Khas Papua
Batik Papua, Kain Tradisional Khas Papua
Mengenal Jenis-jenis Kain Batik
Mengenal Jenis-jenis Kain Batik